{"id":1664,"date":"2023-11-01T03:00:51","date_gmt":"2023-11-01T03:00:51","guid":{"rendered":"https:\/\/aseranishi.com\/?p=1664"},"modified":"2023-12-18T03:30:09","modified_gmt":"2023-12-18T03:30:09","slug":"desain-rumah-ala-jepang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aseranishi.com\/en\/desain-rumah-ala-jepang\/","title":{"rendered":"<strong>Desain Rumah Minimalis ala Jepang yang Cocok Diterapkan di Indonesia<\/strong>"},"content":{"rendered":"<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/aseranishi.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/desain-rumah-ala-jepang.jpg\" alt=\"desain rumah ala jepang\" class=\"wp-image-1665\" srcset=\"https:\/\/aseranishi.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/desain-rumah-ala-jepang.jpg 800w, https:\/\/aseranishi.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/desain-rumah-ala-jepang-374x281.jpg 374w, https:\/\/aseranishi.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/desain-rumah-ala-jepang-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Kesan hangat, lapang, tradisional tapi sederhana dan modern mungkin menjadi gambaran rumah minimalis ala Jepang. Gaya rumah ala Jepang ini juga semakin banyak digemari berkat tingginya pengaruh budaya dari film, dorama, anime, bahkan manga. Tapi apakah bisa diterapkan di Indonesia? bisa kok! Malah jadi salah satu desain yang keren seperti ulasan berikut!&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/aseranishi.com\/en\/6-tips-membuat-rumah-nuansa-jepang-minimalis-yang-nyaman-dan-estetik\/\">6 Tips Membuat Rumah Nuansa Jepang Minimalis yang Nyaman dan Estetik<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_45_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"ez-toc-toggle-icon-1\"><label for=\"item-69d359dedaee4\" aria-label=\"Table of Content\"><span style=\"display: flex;align-items: center;width: 35px;height: 30px;justify-content: center;direction:ltr;\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewbox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewbox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseprofile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/label><input  type=\"checkbox\" id=\"item-69d359dedaee4\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/aseranishi.com\/en\/desain-rumah-ala-jepang\/#Ciri-Ciri_Rumah_Minimalis_Ala_Jepang\" title=\"Ciri-Ciri Rumah Minimalis Ala Jepang\">Ciri-Ciri Rumah Minimalis Ala Jepang<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3'><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/aseranishi.com\/en\/desain-rumah-ala-jepang\/#1_Penggunaan_Elemen_Kayu_Yang_Banyak\" title=\"1. Penggunaan Elemen Kayu Yang Banyak&nbsp;\">1. Penggunaan Elemen Kayu Yang Banyak&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/aseranishi.com\/en\/desain-rumah-ala-jepang\/#2_Pencahayaan_Alami_Yang_Maksimal\" title=\"2. Pencahayaan Alami Yang Maksimal&nbsp;\">2. Pencahayaan Alami Yang Maksimal&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/aseranishi.com\/en\/desain-rumah-ala-jepang\/#3_Tambahan_Taman\" title=\"3. Tambahan Taman&nbsp;\">3. Tambahan Taman&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/aseranishi.com\/en\/desain-rumah-ala-jepang\/#4_Adanya_Genkan_Atau_Pintu_Masuk_Khas\" title=\"4. Adanya Genkan Atau Pintu Masuk Khas\">4. Adanya Genkan Atau Pintu Masuk Khas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/aseranishi.com\/en\/desain-rumah-ala-jepang\/#5_Konsep_Minimalis_Warna_Furnitur_Dan_Modelnya\" title=\"5. Konsep Minimalis (Warna, Furnitur, Dan Modelnya)\">5. Konsep Minimalis (Warna, Furnitur, Dan Modelnya)<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/aseranishi.com\/en\/desain-rumah-ala-jepang\/#Desain_Rumah_Jepang_Minimalis_yang_Cocok_di_Indonesia\" title=\"Desain Rumah Jepang Minimalis yang Cocok di Indonesia\">Desain Rumah Jepang Minimalis yang Cocok di Indonesia<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/aseranishi.com\/en\/desain-rumah-ala-jepang\/#Rekomendasi_Rumah_Minimalis_ala_Jepang\" title=\"Rekomendasi Rumah Minimalis ala Jepang\">Rekomendasi Rumah Minimalis ala Jepang<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ciri-Ciri_Rumah_Minimalis_Ala_Jepang\"><\/span><strong>Ciri-Ciri Rumah Minimalis Ala Jepang<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Penggunaan_Elemen_Kayu_Yang_Banyak\"><\/span><strong>1. Penggunaan Elemen Kayu Yang Banyak&nbsp;<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sentuhan natural di rumah gaya Jepang itu sangat kental. Biasanya tampak dari penambahan taman, halaman, dan jendela besar. Tapi salah satu yang menjadi nilai utama adalah penambahan elemen kayu. Warna material kayu dianggap sangat dominan. Bahkan tidak jarang menjadi material utama dalam bangunan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk desain rumah Indonesia dengan konsep gaya Jepang, elemen natural ini bisa diterapkan pada banyak hal. Mulai dari furniture kayu, material bangunan, sampai pintu dan lemari. Penerapan ini juga bisa memberi aspek estetika dan sentuhan warna yang berkesan hangat di rumah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pencahayaan_Alami_Yang_Maksimal\"><\/span><strong>2. Pencahayaan Alami Yang Maksimal&nbsp;<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pencahayaan alami bisa didapat dari penggunaan pintu dan jendela yang besar. Biasanya rumah gaya Jepang memiliki pintu atau jendela geser yang memberi pencahayaan serta sirkulasi udara yang baik. Tidak sedikit pula yang menambahkan tirai berbahan tipis atau penggunaan skylight pada atap untuk mengatasi area lahan sempit.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Tambahan_Taman\"><\/span><strong>3. Tambahan Taman&nbsp;<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Desain rumah ala Jepang biasanya juga diikuti dengan area taman. Area taman ini bisa saja diterapkan di halaman depan, samping, atau belakang. Bahkan tidak sedikit yang memiliki ruang taman batu, rumput, plus kolam ikan. Apakah ide ini bisa diterapkan di rumah Indonesia? Tentunya bisa.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Apalagi jika memiliki lahan dan konsep minimalis. Maka taman kecil pun bisa jadi jawabannya. Sebut saja penambahan taman kecil di depan dan belakang rumah. Taman ini bisa menjadi aspek estetika dan meningkatkan nilai jual rumah. Dalam segi fungsi, taman pun akan menjadi area hijau dan membantu sirkulasi udara.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Adanya_Genkan_Atau_Pintu_Masuk_Khas\"><\/span><strong>4. Adanya Genkan Atau Pintu Masuk Khas<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ciri khas arsitektur rumah Jepang adalah adanya Genkan. Genkan ini adalah area khusus di depan pintu masuk. Yang mana dianggap menjadi area transisi antara bagian luar rumah dan area dalam rumah. Apa yang membuatnya unik? Sebut saja ini adalah ruang dimana Anda melepas dan menyimpan sepatu dari luar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Menariknya, genkan ini masih dipertahankan bahkan untuk rumah ala Jepang modern. Baik itu rumah mungil atau besar, selalu ada genkan yang berisi rak atau tempat menyimpan sepatu, tempat payung, dan area yang sedikit lebih rendah dari lantai rumah bagian dalam. Genkan ini cocok untuk orang Indonesia yang punya budaya lepas alas kaki di dalam rumah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Konsep_Minimalis_Warna_Furnitur_Dan_Modelnya\"><\/span><strong>5. Konsep Minimalis (Warna, Furnitur, Dan Modelnya)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sentuhan konsep minimalis di rumah Jepang sangat kental, terutama yang bergaya rumah tradisional. Yang biasanya dikenal adalah furnitur rendah untuk duduk di atas lantai tatami. Biasanya rumah modern masih menggunakan konsep sama, tapi dengan furnitur yang terbaru.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti penggunaan bantal duduk, warna minimalis sederhana, dan model interior yang dibuat simpel agar rumah tampak lapang. Salah satu ciri yang cukup menarik dari sisi minimalis adalah penggunaan warna palet natural, hangat, atau netral. Seperti warna kayu (coklat), abu abu, putih, dan hijau.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Desain_Rumah_Jepang_Minimalis_yang_Cocok_di_Indonesia\"><\/span><strong>Desain Rumah Jepang Minimalis yang Cocok di Indonesia<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Menurut Anda desain seperti apa yang cocok untuk di Indonesia? Konsep rumah ala Jepang minimalis modern adalah yang paling mudah untuk diterapkan. Biasanya pengaplikasiannya ada di aspek estetika warna kayu, pemilihan garis horizontal pada sebagian besar desain, furniture interior Jepang minimalis, dan dekorasi rumah yang sederhana.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Desain tersebut akan cocok untuk area lahan rumah yang terbatas. Konsep atau desain yang berkaitan dengan budaya Jepang seperti genkan, tatami, dan furniture rendah pun cukup selaras dengan kebiasaan warga Indonesia yang suka duduk di lantai. Anda juga bisa mengenakan sandal rumah dan melepas alas kaki di genkan atau pintu masuk. Cukup mirip kan?<\/p>\n\n\n\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rekomendasi_Rumah_Minimalis_ala_Jepang\"><\/span><strong>Rekomendasi Rumah Minimalis ala Jepang<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"794\" height=\"500\" src=\"https:\/\/aseranishi.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Rekomendasi-Rumah-Minimalis-ala-Jepang.webp\" alt=\"Rekomendasi Rumah Minimalis ala Jepang\" class=\"wp-image-1666\" srcset=\"https:\/\/aseranishi.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Rekomendasi-Rumah-Minimalis-ala-Jepang.webp 794w, https:\/\/aseranishi.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Rekomendasi-Rumah-Minimalis-ala-Jepang-374x236.webp 374w, https:\/\/aseranishi.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Rekomendasi-Rumah-Minimalis-ala-Jepang-768x484.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 794px) 100vw, 794px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Sudah banyak <a href=\"https:\/\/damaiputra.com\"><strong>developer perumahan<\/strong><\/a> dan bangunan yang siap menampung inspirasi <a href=\"https:\/\/aseranishi.com\/en\/\"><strong>rumah gaya Jepang<\/strong><\/a>. Jadi peluang untuk dapat rumah keren ala Jepang yang hangat dan minimalis pun cukup mudah. Salah satu rekomendasinya adalah dari proyek <a href=\"https:\/\/aseranishi.com\/en\/\"><strong>Asera Nishi<\/strong><\/a>. Konsep perumahannya menyeimbangkan teknologi dan hidup sehat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Alhasil menjadi lahan yang cocok untuk rumah ala Jepang. Bahkan, enam tipe rumah yang disediakan menangkap konsep minimalis yang kekinian, modern, dan fungsional. Hal ini bisa membantu Anda menerapkan hunian ala Jepang. Seperti penggunaan unsur material kayu, rumah Jepang 2 lantai, dekorasi khas, eksterior unik, dan konsep rumah khas Jepang modern minimalis lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/aseranishi.com\/en\/green-belt-konsep-pengembangan-sabuk-hijau-dan-manfaat-di-suatu-wilayah\/\">Green Belt: Konsep Pengembangan Sabuk Hijau dan Manfaat di Suatu Wilayah<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Masih tertarik untuk coba konsep hunian ala Jepang? Ciri khas konsep gaya desain interiornya cukup mudah ditiru. Bentuk sentuhan Jepang pun bisa diterapkan dengan banyak hal, termasuk dengan interior, desain pintu gerbang, penggunaan bingkai kayu, dan lain lain. Dan menariknya, Hunian dari Asera Nishi siap untuk jadi rekomendasi terbaiknya.&nbsp;<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kesan hangat, lapang, tradisional tapi sederhana dan modern mungkin menjadi gambaran rumah minimalis ala Jepang. Gaya rumah ala Jepang ini juga semakin banyak digemari berkat tingginya pengaruh budaya dari film, dorama, anime, bahkan manga. Tapi apakah bisa diterapkan di Indonesia? bisa kok! Malah jadi salah satu desain yang keren seperti ulasan berikut!&nbsp; Baca Juga: 6&hellip;<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":1665,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[13],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aseranishi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1664"}],"collection":[{"href":"https:\/\/aseranishi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aseranishi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aseranishi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aseranishi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1664"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/aseranishi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1664\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1716,"href":"https:\/\/aseranishi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1664\/revisions\/1716"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aseranishi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1665"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aseranishi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1664"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aseranishi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1664"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aseranishi.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1664"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}